Monthly Archives October 2019

Mengenal Godam, Superhero Sahabat Gundala

Pahlawan super yang satu ini muncul sekilas di film Gundala yang merupakan pembuka dari Jagat Sinema BumiLangit (BCU). Tak heran tokoh yang satu ini kian menimbulkan rasa penasaran para penggemar seri superhero tanah air. Godam atau dengan alter ego Awang muncul pada trailer Gundala dan sampai saat ini tak ada yang tahu kemana dia pergi.

Banyak yang memprediksi bahwa karakter yang akan dimainkan oleh actor tampan Chicco Jerikho ini akan menjadi film kedua Jagat BumiLangit setelah Gundala. Sosok Godam juga lekat dengan superhero wanita Tira, sehingga pada versi layar lebarnya nanti akan bertajuk Godam dan Tira. Nah, sambil menunggu kabar selanjutnya dari BCU mari kita mengenal karakter superhero yang juga dijuluki manusia baja ini.

Fakta-fakta unik superhero Godam

Sebelum menonton filmnya di bioskop inilah beberapa fakta tentang Godam yang mungkin ingin Anda ketahui.

  1. Karakter ini diciptakan oleh komikus Wid NS atau Widodo Nur Slamet di tahun 1969. Superhero ini muncul di komik berjudul Memburu Dr. Setan.
  2. Godam ternyata bukan penduduk bumi. Dia adalah anak dari Jenderal Gadari yang berniat melakukan kudeta di negerinya demi menggulingkan kekuasaan Ratu Candalani yang jahat. Sayangnya rencana tersebut terbongkar sehingga Jenderal dan seluruh anggota keluarganya ditawan pasukan kerajaan.

Pada waktu itu istrinya baru saja melahirkan bayi laki-laki dan demi menyelamatkannya, sang Ibu terpaksa menghanyutkannya ke sungai. Bayi merah itu lalu ditemukan oleh Mengsle dan Gandu yang kemudian menyerahkannya kepada pimpinan mereka, Gedibalbanda. Buah hati Jenderal Gadari itu kemudian diadopsi oleh Gedibalbanda dan dipanggil dengan nama Godam.

  1. Saat tumbuh dewasa Godam memilih untuk berpetualang dengan ditemani Roh Juru Nujum. Pada perjalanan pengembaraan itu dia mendapatkan banyak pusaka dari berbagai tempat yang aneh, mulai dari baju zirah dari kuil iblis, jubah sakti dari suku yang seluruh anggotanya adalah wanita, serta cincin sakti. Pusaka terakhir tersebut dihadiahkan oleh Dewi Pengasuh Sukma dengan syarat Godam dilarang membunuh dengan alasan apa pun.
  1. Sayangnya Godam melakukan kesalahan besar sehingga Bapak Kebenaran mengurungnya dalam cincin ajaib. Cincin tersebut lalu dibawanya menjelajahi alam semesta hingga Bapak Kebenaran tiba di bumi. Di planet ini dirinya lalu bertemu dengan Awan, sahabat Gundala yang dipilihnya untuk membasmi kejahatan di bumi dengan mengenakan cincin sakti tersebut. Godam pun hidup dalam diri Awan dan melanjutkan petualangannya di bumi untuk menumpas kejahatan demi menebus kesalahannya di planet tempat tinggalnya.
  1. Sebelum mendapatkan cincin  sakti, Awan adalah seorang pemuda pemberani yang bekerja sebagai sopir truk. Masa kecilnya penuh cobaan dan menempanya menjadi orang yang tangguh.
  1. Godam dan Awang sejatinya adalah dua pribadi yang berbeda sehingga Bapak Kebenaran harus menguji Awan untuk menilai apakah jiwa mereka dapat bersatu untuk menjalankan misi menegakkan keadilan di bumi.
  1. Cincin sakti tersebut akan mengubah Awan menjadi superhero bersayap, Godam, pada kondisi-kondisi yang berbahaya.
  1. Cincin pemberian Bapak Kebenaran tersebut memberi Awan kekuatan laksana baja sehingga tak dapat ditembus peluru berjenis apa pun. Selain itu dia juga mampu terbang dengan kecepatan melebihi suara.
  1.  Di masa depan nanti dirinya akan berjuang bersama superhero lainnya, yaitu Gundala, Sembrani, Tira, Maza, dan Aquanus. Kelompok superhero Indonesia ini disebut  Patriot yang muncul pada komik Patriot terbitan tahun 1996.
  1. Komikus yang menciptakan karakter ini sayangnya belum sempat menyelesaikan seri terakhir Godam yang merupakan komik ke-16 karena meninggal dunia di tahun 2003.

Kira-kira Anda akan lebih nge-fans kepada siapa? Gundala atau Godam?

Read More

Fakta-fakta Unik Film Charlie’s Angels

Sejak tahun 2018 lalu sudah beredar kabar bahwa film Charlie’s Angles akan diproduksi ulang dan siap ditayangkan di tahun 2019. Trailer film ini sudah dipublikasikan sejak 27 Juni 2019 lalu dan siap ditayangkan di layar lebar pada 15 November 2019. Anda sudah tak sabar ingin menyaksikan kembali aksi 3 agen rahasia perempuan yang cantik dan tangguh ini? Simak dulu fakta-fakta uniknya.

Fakta-fakta tentang film Charlie’s Angel

Film yang disutradarai sekaligus diproduseri oleh Elizabeth Banks ini menyimpan banyak fakta menarik. Berikut ulasannya.

Reboot, prequel, atau spinoff?

Menanggapi hal ini, Banks mengatakan pada sebuah wawancara bahwa film Charlie’s Angel versi modern ini sama sekali bukan Reboot, prequel, atau spinoff, melainkan gambaran kondisi modern Towsend Agency.

Charles Towsend adalah karakter yang diceritakan sebagai pemilik agensi rahasia swasta ini memang sudah kaya raya di tahun 70-an saat film ini pertama dirilis, seiring berjalannya waktu tentu saja harta kekayaannya semakin bertambah sehingga terlintas ide untuk menampilkan Towsend Agency di masa kini.

Mengenal sosok para Angels

Bukan lagi diperankan oleh Drew Barrymoore, Lucy Liu, dan Cameron Diaz, para Angels baru akan dimainkan oleh aktris-aktris muda berbakat. Mereka ini adalah Kristen Stewart sebagai Sabina Wilson, Naomi Scott sebagai Elena Houghlin, dan Ella Balinska sebagai Jane Kano. Tak hanya pamer wajah cantik, ketiganya juga mempunyai kemampuan jempolan sebagai agen rahasia.

Elizabeth Banks jadi Bosley

Bos para Angels adalah Bosley dan menariknya pada film Charlie’s Angels modern ini ada lebih dari seorang bosley yang mengarahkan misi mereka. Para bosley tersebut diperankan oleh Djimon Hounsou, Patrick Stewart, mantan pemeran Professor X dari seri film X-Men, dan Elizabeth Banks sendiri yang juga turut berpartisipasi berakting di depan kamera.

Genre action sekaligus komedi

Unsur komedi jelas sekali terlihat dari karakter yang diperankan oleh Naomi Scott. Sebagai anggota baru yang masih sangat naïf, dia tak henti bertanya kepada kedua rekannya dan gawatnya lebih sering pertanyaan yang konyol. Dirinya juga seringkali terpukau dengan aksi serta senjata kedua sejawatnya tersebut.

Syuting di dua negara

Sutradara memilih lokasi syuting film Charlie’s Angels ini di negara Turki dan Jerman, yaitu di kota Istanbul dan Hamburg. Proses syuting di negara Turki tersebut dilakukan di kawasan Sultanahmet, Arena Balap Veliefendi, dan Spice Bazaar. Seluruh produksi dilakukan selama sekitar 5 bulan dan rampung di tanggal 9 Desember 2018 lalu.

Soundtrack film ini dibawakan oleh penyanyi-penyanyi top mulai dari Lana Del Rey, Miley Cyrus, dan Ariana Grande. Banyak yang memprediksi film ini akan meraih cukup banyak penonton dan masuk dalam daftar box office.

Tanpa cameo

Menyalahi tradisi film Charlie’s Angels sebelumnya pada versi yang lebih modern ini Anda tak akan menyaksikan sedikit pun kehadiran para bintang yang pernah bermain sebelumnya pada versi terdahulu film ini, bahkan juga Farah Fawcett, Angel paling senior di Towsend Agency. Hal ini telah dikonfirmasi secara langsung oleh Banks yang membesut film ini.

Franchise ke 3 Charlie’s Angels

Film remake Charlie’s Angels ini merupakan franchise ketiga dari keseluruhan waralaba kisah ini. Cerita tentang kelompok agen rahasia wanita ini muncul pertama kali sebagai tv series pada tahun 1976 dan cukup banyak diminati hingga menghiasi layar kaca sebanyak 5 musim dengan jumlah total 110 episode. Di tahun 2000 Charlie’s Angels diproduksi dalam format layar lebar dan dibintangi oleh aktris, Drew Barrymore, Cameron Diaz, dan Lucy Liu.

Nah, siap menunggu kehadiran film ini?

Read More

Marc Marquez Menjadi yang Terhebat Sepanjang Sejarah MotoGP

Di usia yang dapat dikatakan muda, Marc Marquez sanggup mengukir namanya sebagai pembalap paling muda yang berhasil merebut gelar juara dunia. Jelang gelaran MotoGP seri 13 akhir pekan ini yang akan dilangsungkan di GP San Marino, Marc Marquez masih bertahan pada peringkat pertama klasemen sementara pembalap MotoGP. Marquez hingga saat ini berhasil mengumpulkan raihan 250 point.

Sudah tampil moncer sejak awal

Peluang untuk meraih trofi juara MotoGP untuk yang keenam kalinya pun terbuka makin lebar baginya. Jika semuanya berhasil dengan baik dan dia sukses merealisasikan hal itu, Marc Marquez bakal semakin menggarisbawahi namanya sepanjang sejarah MotoGP dan tercatat sebagai pebalap yang memiliki gelar paling muda

Semenjak kemunculannya di tahun 2013 pada kelas utama MotoGP, Marquez memang telah mampu mencetak prestasi yang spektakuler. Pada usianya yang masih begitu belia pada waktu itu, yaitu 20 tahun dan 266 hari ternyata Marquez sanggup mencatatkan namanya sebagai peraih gelar juara dunia yang termuda.

Kariernya yang cemerlang di ajang MotoGP terus berlanjut. Kembali di usianya yang ke-25 tahun dan 246 hari, Marc Marquez berhasil mengukir namanya sebagai pembalap termuda yang mampu meraih gelar juara kelas tertinggi hingga lima kali pada enam musim terakhir.

Giacomo Agostini yang mengamati rekam jejam Marc Marquez sepanjang kariernya di gelaran MotoGP memprediksi bahwa pembalap tim Repsol Honda ini merupakan pengunggang kuda besi yang mempunyai bakat fenomenal. Selain itu Marquez juga dikenal mempunyai kemampuan unik yang tak dimiliki pembalap lain dalam mengendalikan tunggangannya.

Doohann meramalkan Marquez akan bertahan lama bersama Honda

Mantan pembalap legendaries Mick Doohann menegaskan bahwa Marc Marquez tak perlu pindah Motosan/pabrikan demi membuktikan bakatnya dalam balap motor. Baginya pencapaian pembalap yang berjuluk Bayi Alien ini bersama RC213V Honda, sudah cukup.

Sebagaimana dilansir oleh Motosan, Doohann menyatakan bahwa Marc Marquez tak perlu lagi membuktikan dirinya.

Hal ini berkaca pada pengalamannya saat masih berkecimpung sebagai pembalap. Pada 10 tahun kariernya bersama tim Honda, pembalap berkewarganegaraan Australia itu memang tak pernah berpindah ke lain hati dari pabrikan Jepang.

Lebih jauh Doohann menegaskan bahwa bila seorang pembalap berniat memenangkan kompetisinya, pabrikan Jepang adalah brand yang paling tepat. Alasannya karena pengalaman pabrikan Honda pada dunia MotoGP sudah tak perlu disangsikan lagi.

Pada saat masih membalap bersama Honda Doohan sukss meraih gelar juara hingga 54 kali kemenangan serta pada kelas 500 cc merebut lima gelar juara dunia. Inilah sebabnya dia memberi saran kepada Marquez untuk bertahan dengan Honda. Belum waktunya bagi si Bayi Alien itu untuk memutuskan pindah ke tim lain.

Lebih lanjut Doohan menjelaskan bahwa Marc sangat sadar akan bakatnya, sehingga menurut Doohan kombinasi antara pabrikan Honda dan performa Marc akan terjalin cukup lama. Dirinya juga menceritakan pengalamannya yang berulangkali mendapat tawaran yang bernilai lebih tinggi dari kontraknya dengan Honda namun selalu ditampiknya.

Doohan menilai bahwa Marc adalah pembalap yang saat ini tercepat dan dia mempunyai ambisi untuk menang. Dia mengetahui seberapa cepat dirinya mampu menunggangi kuda besinya dan hal ini tak perlu lagi dibuktikan kepada siapa-siapa. Inilah sebabnya menurut Doohan, Marc tak perlu keluar dari Honda.

Secara jujur Doohan mengakui bahwa saat ini mungkin Honda belum mempunyai pembalap yang dapat diandalkan untuk menggantikan posisi Marc, namun Honda merupakan perusahaan yang progresif dan hanya menginginkan kemenangan. Inilah sebabnya pabrikan asal Jepang ini selalu memburu pembalap terbaik.

Read More

PB Djarum Bukanlah Merk Rokok

Pihak Djarum merespon polemic yang terjadi terkait tuduhan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Budi Darmawan, Senior Manager Komunikasi Bakti Olahraga Djarum Foundation, menjelaskan bahwa masyarakat dan berbagai pihak terkait harus memahami 3 hal mendasar tentang PB Djarum.

Djarum memberikan penjelasan

Poin pertama dari 3 hal tersebut, PB Djarum bukanlah brand rokok melainkan nama klub bulu tangkis. Poin kedua, perusahaan mempunyai program pencarian bakat untuk berburu bibit-bibit terbaik atlet bulutangkis yang disebut “Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis”.

Ketiga, pada berbagai aktivitas keolahragaan tersebut Djarum tidak berniat melakukan brand awareness dengan mempromosikan produk rokok. Tiga hal tersebut adalah sikap yang diambil Djarum Foundation dalam merespon tindakan pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang menghubungkan nama klub yang telah berdiri sekitar setengah abad yang lalu tersebut dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Pada Pasal 47 ayat 1 PP itu dikatakan, setiap penyelenggaraan kegiatan yang disponsori oleh produk tembakau dan atau bertujuan untuk mempromosikan produk tembakau, dilarang mengikutsertakan anak di bawah usia 18 tahun. Berikutnya pada ayat 2 dikatakan bahwa, bila terjadi pelanggaran pada aturan dalam ayat 1, maka semua orang yang terlibat dalam penyelenggaraan aktivitas tersebut bisa dikenai sanksi oleh pejabat pemerintah daerah sebagai pihak berwenang.

PB Djarum tak lagi memberi beasiswa mulai tahun 2020

Masalah antara PB Djarum dan KPAI hingga saat ini semakin memanas dan mendapat perhatian cukup besar dari masyarakat Indonesia secara umum. Ini karena mulai tahun 2020 pihak Djarum memutuskan menghentikan program Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis. Meski demikian, Budi menjamin PB Djarum akan tetap ada namun tak lagi mengadakan audisi umum untuk menjaring bibit muda bulu tangkis dari berbagai daerah di seluruh tanah air sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya.

Budi menegaskan bahwa Djarum menghentikan program beasiswa melalui audisi umum setelah bulan November 2019. Lebih lanjut Budi menjelaskan bahwa di masa depan nanti PB Djarum hanya bergerak dengan membina pemain yang saat ini sudah menjadi anak didik di klub. Dengan keputusan tersebut, Budi menambahkan, bahwa pihak Djarum tak lagi memiliki kesempatan untuk memburu mutiara terpendam bakat bulutangkis dari seluruh Indonesia.

Sempat tersiar kabar bahwa pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menengahi polemic ini dengan mempertemukan pihak Djarum serta KPAI untuk berdiskusi tentang hal ini lebih lanjut. Budi mengatakan bila pertemuan tersebut berhasil direalisasikan, dirinya hanya ingin menjelaskan bahwa PB Djarum bukanlah brand rokok melainkan nama klub.

Respon Kemenpora

Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) berkomentar bahwa permasalahan ini masih diproses sesuai kajian bidang hukum. Menurut Imam secara pribadi bila memang sejak dulu terjadi eksploitasi yang berkaitan dengan penyalagunaan zat adiktif tentu pihak kepolisian serta kementerian kesehatan sudah menanganinya. Tapi hingga sekarang tak pernah ditemui hal demikian.

Imam sendiri mengaku secara langsung belum bertemu dengan pihak KPAI dan dia juga menghendaki KPAI mampu memberikan pemecahan seandainya gelaran audisi PB Djarum tersebut benar-benar dihentikan. Imam berharap bahwa KPAI dapat mencarikan sponsor pengganti dari pihak swasta yang lain sebagai pembinaan olahraga.

Sebagaimana yang sudah banyak diketahui KPAI menuding pihak Djarum melalui program beasiswa audisi yang diselenggarakannya telah melakukan eksploitasi terhadap anak-anak. Tak ingin membuat permasalahan lebih besar, pihak Djarum memutuskan untuk tak lagi memberikan beasiswa bulutangkis mulai tahun 2020.

Kondisi yang panas ini bahkan menjadi trending pembicaraan di jagat social media tanah air.

Read More